Selasa, 23 Agustus 2016

Memaknai Kemerdekaan Dengan Kerja Nyata
17 Agustus 2016 | 22:00 WIB (Hukmas)

Sejarah mencatat, 71 tahun Indonesia  merdeka merupakan anugerah tak ternilai dari Allah Yang Maha Kuasa. Indonesia telah menapak di jalan yang telah dibangun oleh founding fathers Bangsa kita, untuk mewujudkan negara yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Marilah kita teruskan pembangunan melalui kerja nyata untuk mewujudkan cita cita bangsa sebagaimana ditegaskan dalam Pembukaan UUD Tahun 1945 yakni dapat berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat.

Kabinet Kerja berkehendak meletakkan fondasi pembangunan nasional yang kokoh, tahun 2016 disebut sebagai Tahun Percepatan Pembangunan Nasional untuk menuju Indonesia maju.

Mengusung tema peringatan 17 Agustus 2016 "Indonesia Kerja Nyata" menunjukkan komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kinerja pemerintah di semua sektor. Bangunlah jiwanya, Bangunlah badannya, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Rote harus kita bangun sejajar dengan bangsa lain di dunia. Badan POM sebagai institusi pemerintah turut mendorong tewujudnya misi kemerdekaan melalui peningkatan kinerja di bidang pengawasan Obat dan Makanan.

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-71, Badan POM melaksanakan Upacara Kemerdekaan di Lapangan PPOMN (17/08/16). Bertindak selaku inspektur upacara, Kepala Badan POM, Penny Lukito. Zulaimah, Inspektur Badan POM bertindak selaku komandan upacara, Rita Endang, Kepala Pusat Informasi Obat dan Makanan bertindak selaku pembaca pembukaan UUD Tahun 1945, serta Ema Setyawati, Kepala Biro Umum bertindak selaku pembawa acara. Petugas upacara lainnya dilaksanakan oleh para Staf Badan POM. Upacara yang dihadiri oleh seluruh pegawai berlangsung khidmat.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyematan pin satya lencana kepada 92 pegawai Badan POM atas pengabdian dan kesetiaannya kepada negara. Pemberian satya lencana dibagi dalam tiga kategori yaitu atas pengabdian selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Semoga penghargaan ini dapat menginspirasi seluruh jajaran Badan POM untuk mendarmabaktikan dirinya bagi nusa dan bangsa. Sekali merdeka tetap merdeka. HM-Fathan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Di Antara Pagi dan Senja"

Pagi masih terlalu dini untuk siapa pun membuka mata. Langit belum sempat mengusir sisa-sisa malam, dan dunia masih dibungkus sunyi. Tapi ak...